Alotnya Proses Negosiasi Freeport, CEO Freeport Bolak-Balik Luar Negeri 12x
Minggu, 20 Januari 2019
PT Freeport merupakan sebuah perusahaan afiliasi yang berfokus pada proses penambangan emas, tembaga dan perak.
Freeport sendiri beroperasi di daerah dataran tinggi Papua, Indonesia. PT Freeport ini dikabarkan sudah menetap di Indonesia sejak 1936, dan dikabarkan juga akan habis masa kontaknya pada 2021 atau bila diperpanjang bisa sampai tahun 2041.
Namun baru-baru ini pada kontrak kerja PT Freeport mengalami perubahan dalam beberapa sektor, utamanya dalam pembagian saham.
Pada awalnya, Indonesia hanya memegang sepersekian persen saja dari 100% saham keseluruhan, bahkan dikatakan saham Indonesia mulanya tidak ada separuh dari jumlah total saham.
Dengan begitu, maka beberapa waktu yang lalu Indonesia melalui PT Inalum (Persero) telah berhasil mendapatkan saham sebesar 51% tentunya dengan melalui proses negosiasi.
Dimana pada proses negosiasi ini, terjadi suatu perebutan saham yang begitu alot dan ketat.
Bahkan saking alot dan sulitnya proses negosiasi ini, membuat CEO PT Freeport McMoran Richard Adkerson harus bolak-balik luar negeri (AS-JKT) sebanyak 12 kali untuk menyelesaikan proses negosiasi ini.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan bahwa CEO Freeport McMoran yang saat ini berusia 70 tahun sudah melakukan penerbangan AS-JKT selama kurang lebih 12 kali dalam dua tahun terakhir.
Ignasius Jonan juga menambahkan bahwa hal ini merupakan tanda keseriusan penanganan dan penyelesaian negosiasi PT Freeport di Indonesia.